Antusiasme tinggi menyelimuti mantan bek kiri legendaris Brasil, Roberto Carlos, menjelang gelaran Piala Dunia 2026. Bukan hanya sebagai penikmat sepak bola, Carlos secara spesifik menyoroti sosok Lionel Messi, yang menurutnya akan tampil untuk terakhir kalinya di ajang paling bergengsi tersebut. Pernyataan ini sontak memicu perbincangan luas di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola global, mengingat status Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Antusiasme Sang Legenda Brasil
Roberto Carlos, dengan segudang prestasinya bersama Real Madrid dan Timnas Brasil, tentu memiliki pandangan yang berbobot mengenai dunia sepak bola. Ia menyuarakan keyakinannya bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung perpisahan bagi kapten Argentina tersebut. “Saya tidak sabar untuk menonton Piala Dunia 2026. Saya ingin melihat penampilan Messi, yang saya yakini akan menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia,” ujar Carlos, menegaskan betapa signifikannya kehadiran Messi, bahkan di usia yang tidak lagi muda.
Pernyataan ini bukan sekadar prediksi semata, melainkan refleksi dari rasa hormat seorang legenda kepada legenda lainnya. Meskipun berasal dari dua negara yang merupakan rival abadi di lapangan hijau, Brasil dan Argentina, ikatan saling mengagumi di antara para pemain bintang seringkali melampaui batas rivalitas tersebut. Roberto Carlos sendiri pernah menghadapi Messi di beberapa kesempatan, baik di level klub maupun internasional, sehingga ia sangat memahami kualitas dan dampak besar yang dimiliki oleh peraih delapan Ballon d’Or itu.
Kilasan Karier Gemilang Messi di Piala Dunia
Perjalanan Lionel Messi di Piala Dunia telah menjadi narasi epik yang penuh dramatisme. Setelah beberapa kali upaya yang mendebarkan, puncaknya terjadi pada edisi 2022 di Qatar, di mana ia berhasil memimpin Argentina meraih trofi yang sangat didambakan, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Momen tersebut menjadi penutup sempurna bagi misi panjang Messi di kancah internasional.
Jika Messi benar-benar tampil di Piala Dunia 2026, itu akan menjadi partisipasi keenamnya, sebuah rekor yang menunjukkan dedikasi dan kebugaran luar biasa. Berikut adalah beberapa poin penting dalam kiprah Messi di Piala Dunia:
- Debut di Piala Dunia 2006 Jerman.
- Mencapai final pada 2014 di Brasil, namun kalah dari Jerman.
- Meraih gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus memenangkan Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.
- Total koleksi 13 gol dan 8 assist dalam 26 penampilan Piala Dunia hingga saat ini.
Kehadirannya di turnamen 2026 akan menjadi daya tarik tersendiri, terlepas dari bagaimana performa Argentina nantinya.
Tantangan Menuju Piala Dunia 2026
Meskipun Roberto Carlos optimistis, partisipasi Messi di Piala Dunia 2026 bukanlah jaminan mutlak. Messi sendiri seringkali memberikan pernyataan ambigu mengenai masa depannya di tim nasional, terutama setelah mencapai puncak kejayaan di Qatar. Faktor usia menjadi pertimbangan utama. Saat Piala Dunia 2026 berlangsung, Messi akan berusia 39 tahun, usia yang terbilang senior untuk seorang pemain sepak bola di level tertinggi, terutama di posisi yang menuntut kelincahan dan daya tahan fisik.
Saat ini, Messi bermain untuk Inter Miami di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat, liga yang memiliki tingkat intensitas berbeda dibandingkan liga-liga top Eropa. Bagaimana ia akan menjaga kebugaran dan performanya selama dua tahun ke depan, serta apakah pelatih Argentina mendatang akan tetap mengandalkan sepenuhnya pada dirinya, masih menjadi pertanyaan menarik yang akan terus diamati. Pembicaraan mengenai apakah ini akan menjadi ‘tarian terakhir’ Messi memang sudah menjadi topik hangat sejak usai Qatar 2022, sebagaimana artikel kami sebelumnya yang mengulas tentang potensi regenerasi di tim Tango.
Warisan Abadi Seorang Maestro
Terlepas dari apakah Lionel Messi akan benar-benar bermain di Piala Dunia 2026 atau tidak, warisannya dalam dunia sepak bola sudah terukir abadi. Dari gol-gol spektakuler, dribel memukau, hingga trofi-trofi yang tak terhitung jumlahnya, Messi telah mendefinisikan ulang makna keunggulan dalam olahraga ini. Antusiasme seorang Roberto Carlos terhadap penampilannya menunjukkan betapa besar pengaruh Messi, tidak hanya bagi penggemar, tetapi juga bagi para ikon sepak bola lainnya.
Jika 2026 benar menjadi perpisahan Messi dengan panggung Piala Dunia, maka ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk menyaksikan seorang maestro menari di atas lapangan hijau, meninggalkan jejak yang tak akan pernah bisa dihapus sejarah. Dunia akan menantikan setiap langkahnya dengan napas tertahan, siap merayakan setiap sentuhan terakhir dari Sang Penyihir dari Rosario.