SURABAYA – Sebuah insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo memicu evakuasi darurat puluhan pasien. Sebanyak 44 pasien segera dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari dampak insiden tersebut. Pihak rumah sakit menegaskan respons cepat tim medis dan petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan situasi, meskipun satu pasien dilaporkan meninggal dunia namun penyebabnya dipastikan bukan karena paparan api atau asap kebakaran.
Kronologi dan Evakuasi Cepat
Insiden kebakaran ini dilaporkan terjadi pada Minggu sore, sekitar pukul 15.00 WIB, bermula dari salah satu ruangan di lantai dua Gedung Pusat Pelayanan Jantung. Asap tebal yang terlihat memicu kepanikan, namun prosedur darurat rumah sakit segera diaktifkan. Staf medis dan perawat, dibantu oleh petugas keamanan rumah sakit, langsung bergerak cepat mengevakuasi pasien yang berada di area terdampak maupun yang berpotensi terkena dampak asap.
Evakuasi 44 pasien melibatkan berbagai unit, termasuk pasien rawat inap dan pasien yang sedang menjalani observasi. Proses pemindahan dilakukan dengan sangat hati-hati, memprioritaskan pasien dengan kondisi paling rentan. Mereka dipindahkan ke area lain di dalam kompleks rumah sakit yang telah disiapkan sebagai lokasi aman sementara. Beberapa pasien menggunakan tempat tidur dorong, sementara yang lain dipandu berjalan kaki oleh perawat.
Tim Pemadam Kebakaran Kota yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi dengan beberapa unit mobil pemadam. Kurang dari satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya, mencegah penyebaran ke area lain di gedung maupun bagian rumah sakit lainnya. Respons sigap ini menjadi kunci dalam meminimalkan kerugian dan potensi bahaya yang lebih besar.
Penanganan Pasien dan Klarifikasi Kematian
Setelah evakuasi, seluruh 44 pasien yang terdampak saat ini dalam kondisi stabil dan telah mendapatkan penanganan medis lanjutan di lokasi penampungan sementara. Pihak rumah sakit terus memantau ketat kondisi mereka, memastikan tidak ada dampak signifikan akibat kepindahan mendadak tersebut. Ketersediaan tenaga medis dan peralatan juga telah dipersiapkan secara maksimal di area penampungan.
Di tengah insiden ini, pihak RSUD Dr. Soetomo mengonfirmasi adanya satu pasien yang meninggal dunia. Namun, Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Dr. dr. Joni Wahyuhadi, Sp.BS (K), secara tegas menyatakan bahwa kematian pasien tersebut tidak terkait langsung dengan kebakaran. Pasien tersebut dilaporkan telah berada dalam kondisi kritis dan memiliki riwayat penyakit penyerta yang parah sebelum insiden terjadi. Klarifikasi ini penting untuk menghindari spekulasi yang tidak berdasar dan menjaga kepercayaan publik terhadap penanganan rumah sakit.
- Total pasien dievakuasi: 44 orang.
- Lokasi kebakaran: Gedung Pusat Pelayanan Jantung, lantai dua.
- Waktu pemadaman: Kurang dari satu jam.
- Penyebab kematian pasien: Bukan karena kebakaran (pernyataan rumah sakit).
Investigasi dan Peningkatan Keamanan Rumah Sakit
Pasca insiden, kepolisian telah memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, namun hasil resmi investigasi masih harus ditunggu. Pihak rumah sakit menyatakan kesiapan untuk bekerja sama penuh dengan aparat penegak hukum.
Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya standar keamanan yang ketat di fasilitas kesehatan. RSUD Dr. Soetomo berkomitmen untuk meninjau ulang dan memperkuat protokol keselamatan kebakaran, termasuk pemeriksaan rutin instalasi listrik, sistem deteksi dan pemadam api, serta latihan evakuasi darurat bagi seluruh staf dan pasien. Pentingnya manajemen risiko dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di rumah sakit tidak bisa ditawar lagi, mengingat kondisi pasien yang rentan dan kompleksitas fasilitas medis.
Penguatan sistem keamanan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh fasilitas umum, khususnya rumah sakit, memenuhi standar keselamatan yang tinggi. Artikel kami sebelumnya membahas secara mendalam tentang Pentingnya Standar Keselamatan Pasien di Fasilitas Kesehatan, yang dapat memberikan wawasan lebih jauh mengenai isu ini.