GAYA POLITIK – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin, mengajak generasi muda Indonesia untuk mengambil peran sentral dalam mewujudkan visi ambisius Indonesia Emas 2045. Dalam pesannya kepada 500 mahasiswa yang hadir di Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026, ia mendorong semangat keberanian dalam berinovasi dan memimpin masa depan bangsa. Pesan ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah seruan konkret bagi angkatan muda untuk menjadi arsitek kemajuan, terutama di sektor teknologi dan pembangunan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Sultan Baktiar Najamudin menekankan bahwa Indonesia Emas 2045 bukan hanya sebuah target numerik, tetapi sebuah cita-cita besar yang menuntut kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum muda. Ia menyoroti potensi besar generasi Z dan milenial yang memiliki akses tak terbatas terhadap informasi dan teknologi. Potensi ini, jika dioptimalkan dengan semangat inovasi dan kepemimpinan yang kuat, akan menjadi motor penggerak utama dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Membangun Semangat Inovasi Sejak Dini
Kehadiran Ketua DPD RI di ajang KRTI 2026 secara jelas menunjukkan komitmen DPD dalam mendukung ekosistem inovasi dan riset di kalangan mahasiswa. Event ini menjadi platform penting bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis dan kreativitas mereka dalam menciptakan solusi-solusi futuristik. Sultan Baktiar Najamudin menyampaikan:
- Generasi muda harus berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru.
- Inovasi bukan hanya tentang teknologi canggih, tetapi juga ide-ide segar dalam tata kelola, sosial, dan ekonomi.
- Mahasiswa perlu mengembangkan jiwa kepemimpinan untuk tidak hanya menciptakan, tetapi juga mengimplementasikan perubahan positif.
Pesan ini menggemakan kebutuhan mendesak untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh, adaptif, dan memiliki visi jangka panjang untuk negara. “Dunia bergerak sangat cepat. Tanpa inovasi, kita akan tertinggal. Dan tanpa kepemimpinan yang berani, inovasi itu akan sulit terwujud menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Sultan Baktiar Najamudin dengan tegas.
Kepemimpinan Mahasiswa sebagai Pilar Indonesia Emas
Sultan Baktiar Najamudin tidak hanya menyerukan inovasi, tetapi juga kepemimpinan. Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan yang ia maksud adalah kemampuan untuk menginspirasi, menggerakkan, dan mengambil keputusan strategis demi kepentingan bersama. Mahasiswa, sebagai agen perubahan, memiliki tanggung jawab besar untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta dan pemimpin dalam setiap aspek kehidupan.
Sebelumnya, DPD RI kerap mengangkat isu penguatan kapasitas generasi muda dalam berbagai forum nasional, termasuk pembahasan terkait Bonus Demografi yang puncaknya diperkirakan terjadi menjelang Indonesia Emas 2045. Artikel lama kami pernah membahas pentingnya kebijakan pemerintah yang mendukung pelatihan vokasi dan pengembangan kewirausahaan untuk memaksimalkan potensi demografi ini. Pesan Ketua DPD RI ini konsisten dengan upaya tersebut, memperkuat narasi bahwa investasi pada generasi muda adalah investasi masa depan bangsa.
Mengaitkan Visi Nasional dengan Aspirasi Daerah
Sebagai perwakilan daerah, Ketua DPD RI juga menekankan pentingnya inovasi yang relevan dengan konteks dan kebutuhan daerah. Mahasiswa diharapkan tidak hanya berinovasi di menara gading kampus, tetapi juga peka terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat di pelosok negeri. “Inovasi lokal yang solutif adalah fondasi kuat bagi kemajuan nasional. Setiap daerah memiliki keunikan dan potensinya sendiri yang menunggu untuk digali melalui sentuhan inovatif generasi muda,” tambahnya.
Visi Indonesia Emas 2045, yang mencakup pilar ketahanan ekonomi, pembangunan manusia, dan keunggulan teknologi, akan dapat terwujud jika setiap individu, terutama generasi muda, berani mengambil peran aktif. Dorongan dari Ketua DPD RI ini menjadi suntikan semangat bagi para mahasiswa peserta KRTI 2026 dan seluruh pemuda Indonesia untuk terus berkarya, memimpin, dan menjadi bagian integral dari perjalanan menuju masa depan yang lebih gemilang.