Saan Mustopa Dorong Sinergi NasDem-Pesantren untuk Perkuat Karakter Bangsa

Partai NasDem menegaskan komitmennya terhadap pembangunan karakter bangsa melalui penguatan sinergi dengan institusi pendidikan keagamaan. Hal ini disampaikan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi NasDem, Saan Mustopa, saat menggelar program Safari Ramadan 2026 di Pondok Pesantren Miftahul Muta’alimin. Saan Mustopa secara lugas menekankan vitalnya kolaborasi antara elemen partai politik dengan pesantren sebagai pilar utama dalam membentuk identitas dan moralitas generasi penerus bangsa.

Kunjungan dalam rangkaian Safari Ramadan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan sebuah platform untuk mendiskusikan peran strategis pesantren dalam konteks pembangunan nasional. Saan Mustopa menyoroti bahwa pesantren, dengan sistem pendidikan holistik dan nilai-nilai keagamaan yang kuat, memiliki potensi besar untuk menanamkan karakter positif seperti kejujuran, gotong royong, kemandirian, dan semangat kebangsaan. Inisiatif NasDem ini merefleksikan upaya untuk mempererat hubungan dengan komunitas religius, sekaligus menegaskan visi partai dalam berkontribusi pada aspek pendidikan dan moralitas masyarakat.

Peran Strategis Pesantren dalam Pembentukan Karakter

Pondok pesantren telah lama diakui sebagai lembaga pendidikan tradisional yang tak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter santrinya. Saan Mustopa menggarisbawahi bahwa karakter bangsa tidak bisa dibentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang dan berkelanjutan yang melibatkan berbagai sektor, termasuk pendidikan. Pesantren, dengan kedekatannya pada nilai-nilai luhur dan kearifan lokal, menawarkan landasan yang kokoh untuk membangun individu yang berintegritas, religius, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.

“Pesantren adalah garda terdepan dalam menjaga moralitas dan spiritualitas bangsa,” ujar Saan Mustopa. “Kolaborasi antara partai politik seperti NasDem dengan pesantren akan memastikan bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya diajarkan di lingkungan pondok, tetapi juga terintegrasi dalam kebijakan publik dan gerakan sosial yang lebih luas.” Ini menunjukkan pandangan bahwa peran pesantren melampaui batas-batas institusi pendidikan, merambah ke ranah pembangunan sosial dan politik.

Safari Ramadan 2026: Jembatan Komunikasi Politik dan Keagamaan

Pelaksanaan Safari Ramadan 2026 di Pondok Pesantren Miftahul Muta’alimin menjadi bukti nyata komitmen Partai NasDem dalam mendekatkan diri dengan komunitas pesantren. Program Safari Ramadan, yang secara rutin diadakan oleh berbagai elemen politik dan sosial, seringkali menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta menyampaikan visi dan misi. Pemilihan tahun 2026 untuk program ini mengindikasikan bahwa NasDem sedang membangun visi jangka panjang dan strategi berkelanjutan untuk kerja sama dengan pesantren.

Dalam kunjungan tersebut, dialog interaktif kemungkinan besar terjadi antara Saan Mustopa, pimpinan pesantren, para ulama, dan santri. Topik diskusi tidak hanya terbatas pada pembangunan karakter, tetapi juga bisa meluas ke isu-isu lain seperti peningkatan kualitas pendidikan pesantren, dukungan terhadap ekonomi umat, serta peran pesantren dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang bagi Partai NasDem untuk menyerap langsung tantangan dan kebutuhan yang dihadapi oleh komunitas pesantren, yang nantinya dapat menjadi masukan berharga dalam perumusan kebijakan partai.

Implikasi Sinergi NasDem-Pesantren untuk Masa Depan

Sinergi antara Partai NasDem dan pesantren memiliki implikasi yang luas bagi masa depan bangsa. Dengan mendorong kolaborasi ini, NasDem tidak hanya berinvestasi pada pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga memperkuat basis dukungan ideologisnya yang selaras dengan nilai-nilai religius dan kebangsaan. Bagi pesantren, kemitraan semacam ini dapat membuka akses lebih luas terhadap dukungan politik, baik dalam bentuk advokasi kebijakan maupun fasilitasi program-program pengembangan.

Diskusi mengenai pembangunan karakter bangsa telah lama menjadi perhatian serius dalam berbagai forum, sebagaimana pernah dibahas dalam artikel kami sebelumnya tentang [pentingnya pendidikan karakter di era digital](https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/04/urgensi-pendidikan-karakter-di-era-digital-ini-tiga-hal-penting-yang-harus-diperhatikan). Upaya Saan Mustopa ini menunjukkan bahwa kesadaran akan urgensi pembangunan karakter tetap relevan dan perlu terus digerakkan melalui berbagai jalur, termasuk jalur politik. Ini merupakan langkah progresif yang diharapkan dapat menghasilkan output berupa generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Pada akhirnya, penguatan sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan karakter bangsa secara berkelanjutan. Komitmen Partai NasDem melalui Saan Mustopa di Cirebon ini merupakan langkah awal yang penting menuju cita-cita bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan mampu bersaing di kancah global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *